Halo sahabat IndonesiaKuIndah, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan cerita perjalanan saya ketika menghadiri reuni kecil-kecilan di salah satu rumah teman lama di Meruya, Jakarta Barat. Bagi yang belum tahu dulu selama 3 tahun masa SMP, saya menghabiskannya dengan tinggal di sekolah berasrama katolik di Kota Purworejo. Di asrama tersebutlah pribadi saya dibentuk dan juga disana saya dapat bertemu dengan berbagai macam teman dari berbagai daerah juga. Singkat cerita setelah hampir dua tahun tidak bertemu kami merencanakan sebuah pertemuan kecil-kecilan yang akan dihadiri oleh kami alumni asrama yang berdomisili di Jabodetabek. Tanggal sudah ditentukan dan tempat juga sudah ditentukan. Lokasinya lumayan jauh dari Bekasi yang mana rumah saya, saya harus menempuh perjalanan ke ujung Jakarta Barat atau tepatnya Meruya. Rumah yang kami pilih sebagai tempat bertemu adalah rumah salah satu anak yang bernama Tan-tan, dia orangnya baik banget, apalagi dulu pas saya kelas 7 sebagai adik kelas dan dia yang saat itu kelas 9 tidak pernah dia berlaku sok-sokan sebagai kaka kelas kepada saya.
Singkat cerita perjalanan saya dimulai dengan berangkat dari Stasiun Bekasi jam 8 pagi naik KRL. Saya tidak sendiri dari Bekasi ada seorang teman juga yang juga tinggal di Bekasi. Kenapa memilih KRL? Jawabannya karena lebih dekat dan lebih cepat daripada harus menggunakan motor. Biayanya juga sangat murah dan kita tinggal duduk hingga tiba di Stasiun Tujuan. Biaya yang dikeluarkan dari Stasiun Bekasi ke Stasiun Palmerah Sendiri Hanya Rp.4.000 saja, sangat murah sekali tetapi belum termasuk uang jaminan tiket yang sebesar Rp. 10.000. Ditambah lagi orang tua teman saya juga ikut jadinya tambah murah karena dibayarin tiketnya hehehe. Karena lokasinya di Meruya maka dari itu kita harus turun di Stasiun Palmerah. Maka dari itu perjalanan kali ini harus dijalani dengan pergantian KRL ( transit ) di beberapa stasiun, seperti di Stasiun Manggarai dan Stasiun Tanah Abang. Saat di Stasiun Jatinegara saya juga bertemu dengan seorang teman alumni juga yang bergabung dengan kami. Saat tiba di Stasiun Tanah Abang kamipun masih menunggu salah seorang teman yang sedang dalam perjalanan dari Stasiun Bogor. Setelah semua berkumpul barulah kita menaiki KRL jurusan Maja dan turun di Stasiun Palmerah. Jujur saat melihat kondisi Stasiun Palmerah saya sangat takjub karena waktu itu ada Pohon Sakura dan kondisi stasiun yang bersih dan sangat luas. Setelah keluar kita memesan GrabCar menuju lokasi rumah tempat berkumpul yang dekat dengan Gereja Santa Maria Bunda Karmel Meruya. Ketika melihat biaya Grab sekitar Rp.46.000 kita sempat berpikir untuk patungan, tetapi karena ada orang tua teman saya ternyata dia yang ingin membayarnya dan kala itu juga sedang ada promo dengan mengetikkan " RINDUJKT" langsung terpotong menjadi Rp. 26.000 saja, hehehe dasar ibu-ibu tidak mau rugi.
| Anak Asrama SMP Bruderan Purworejo Angkatan Lulus 2016 |
![]() |
| Promo Grab RINDUJKT |
Sampai di rumah yang dijanjikan ternyata sudah banyak yang datang tetapi belum semua. Langsung kita berkumpul duduk melingkar tetapi bukan untuk minum-minum. Kita melingkar duduk sambil bernostalgia pengalaman kita di masa-masa asrama dulu. Segala kekonyolan, kejahilan, kegilaan kita ulang lagi sambil ketawa-ketiwi bersama. Sungguh suasana yang menyenangkan ketika kita mengingat kembali apa yang sudah menjadi kenangan. Banyak yang berkata sangat kangen dengan suasana dulu ketika berkumpul bersama dan pasti ada selalu teman di samping kita. Ya karena dulu kita hidup berasrama pasti dari pagi hingga ketemu pagi lagi pasti selalu bertemu.
Setelah semua berkumpul, kita melanjutkan dengan makan siang yang disiapkan oleh orang rumah. Masakannya enak karena memang keluarga Ko Tan-Tan ini merupakan seorang yang sangat jago masak. Obrolan pun dilanjutkan sesudah makan-makan tersebut dengan topik yang mengalir begitu saja. Kadang diselingi dengan ejek-ejekan dan hina-hinaan yang semakin memperindah suasana. Hahaha serasa kembali ke jaman dulu di asrama.
Tak terasa waktu sudah sore dan menandakan sudah waktunya kita harus kembali ke rumah masing-masing. Memang berat ketika harus berpisah lagi, tapi memang sudah saatnya. Akhirnya saya dan juga rombongan dari Bekasi juga kemudian mohon pamit dan segera kembali. Akhirnya perjalanan pulang dilalui dengan trasnportasi yang sama dengan menggunakan Grab dan juga KRL. Dan rencana kedepan adalah reuni selanjutnya akan diadakan di sekitar daerah Jawa Tengah. Oke ditunggu kelanjutannya. Terima Kasih Jakarta. Terima Kasih Para Pembaca Telah Meluangkan Waktunya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar