Jumat, 06 September 2019

Alun-Alun Kota Purworejo, Alun-Alun Terluas di Jawa Tengah dengan Segala Perubahannya

Halo Sahabat Indonesiaku Wonderful, kembali lagi dengan saya yang akan kembali menceritakan bagaimana indahnya Indonesia. Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman saya mendatangi sebuah tempat dimana tempat tersebut dijadikan ikon dari sebuah kota. Untuk kotanya merupakan kota dimana saya menghabiskan masa SMP saya. Ya apalagi kalau bukan Kota Purworejo, kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah ini merupakan kota kecil yang suasanya masih sangat adem ayem, asri, dan terhindar dari segala kemacetan jalanan. Maklum kota ini juga tidak seramai seperti Jogja, tetapi keindahan alam dan objek wisata di tempat ini tidak bisa diremehkan.

tugu alun-alun purworejo 2013
Saya dan Kawan-Kawan Asrama Berfoto di Tugu Dekat Alun-Alun (2013)



Salah satunya adalah Alun-Alunnya, Alun-Alun Kota Purworejo sendiri terletak di tengah kota, tepatnya dekat dengan Kantor Bupati / Rumah Dinas Bupati Purworejo. Menurut sumber yang saya baca Alun-Alun ini sudah ada sejak tahun 1830, waduh cukup lama juga ya. Oh ya bagi kalian yang belum mengetahui Alun-Alun, Alun-Alun sendiri adalah sebuah lapangan terbuka atau halaman luas yang berumput dan dikelilingi oleh jalan dan letaknya ada di depan istana atau pendopo tempat kediaman raja, bupati, wedana, camat bahkan kepala desa. Bentuk Alun - Alun Purworejo ini sendiri hampir bisa dibilang berbentuk segi empat yang di setiap pojok sisinya tidak lancip. Di sebelah utara Alun -Alun terdapat pendopo atau rumah dinas Bupati, di sebelah selatan terdapat kantor bupati, di sebelah barat terdapat Masjid Agung, dan di sebelah timur terdapat Gereja Katolik Santa Perawan Maria Purworejo. Posisi ini menyesuikan dengan pakem / adat jawa yang sejak dahulu kala ada sejak jaman kerajaan.

Jika dibandingkan dengan Alun- Alun di kota lainnya mungkin Alun-Alun Purworejo bisa dinobatkan sebagi Alun-Alun terbesar di Jawa Tengah. Bahkan jika dibandingkan dengan Alun-Alun yang ada di Jogja masih kalah luasnya dengan Alun-Alun Purworejo. Seperti Alun-Alun biasanya di tengah Alun-Alun Purworejo ada dua pohon beringin yang bediri kokoh, jika tidak salah ada papan nama yang tertulis di masing-masing pohon beringin tersebut. Diperkirakan pohon beringin ini sudah berusia puluhan bahkan mungkin ratusan tahun. Pohon beringin ini sangat berguna ketika upacara 17 Agustusan di Alun-Alun, karena ketika cuaca panas serentak semua siswa akan berteduh di bawah pohon tersebut. Konon juga seperti mitos pada setiap pohon beringin yanag ada di Alun-Alun, ketika kita dapat melewati tengah pohon beringin tersebut dengan mata tertutup dan tidak belok-belok ketika jalan, maka apapun permintaan kita akan terwujud, tapi sekali lagi itu hanya konon. Saya sendiri belum pernah mencobanya.

pendopo alun-alun purworejo
Berfoto di Pendopo Alun-Alun yang Saat Ini Sudah Tidak Ada

Pertama kali saya mengunjungi tempat ini, saat itu tahun 2013 dimana tahun pertama saya di asrama. Ketika ada waktu untuk eksplorasi kala itu pamong saya Br. Robert mengajak beberapa anak untuk jalan-jalan ke Alun-Alun. Saya yang berasal dari kota saat itu semangat karena jarang sekali ada Alun-Alun sebesar itu di kota. Saat tahun 2013 Alun-Alun Purworejo sangat berbeda dengan kondisinya saat ini, dahulu di setiap pojok sudut Alun-Alun terdapat pendopo / saung kecil yang mana di pendopo tersebut terdapat wifi gratis yang bisa dimanfaatkan. Saat ini, menurut kabar yang terakhir saya dengar pendopo tersebut sudah tidak ada diratakan dengan tanah. Memang semenjak saya lulus dari SMP sudah terdengar bahwa akan ada rencana perbaikan untuk Alun-Alun Purworejo.

air mancur alun-alun purworejo
Lokasi Air Mancur Dengan Gemerlap Lampu
 ( sumber : https://arifsetiawan.com/2019/02/alun-alun-purworejo-sejak-1830/)


Saat ini Alun-Alun Purworejo sudah semakin bagus karena di pojok selatan dekat dengan markas tentara kodim atau tepatnya di tulisan besar " PURWOREJO" ketika malam akan muncul air mancur yang dihiasi dengan gemerlap lampu warna-warni. Dahulu saat pertama kesana lokasi itu hanya ada sebuah taman dengan tulisan "PURWOREJO" saja. Kemudian sekarang kebersihan Alun-Alun semakin terjaga tidak seperti dahulu ,karena dahulu hampir setiap malam trotoar Alun-Alun dimanfaatkan untuk warung makan atau dagangan kaki lima.

gong perdamain purworejo
Gong Perdamaian di Alun-Alun Purworejo
( sumber : https://arifsetiawan.com/2019/02/alun-alun-purworejo-sejak-1830/ )

Terdengar kabar juga bahwa sekarang banyak lokasi tempat bermain anak di pinggir Alun-Alun, ada tempat fitness sederhana, ada prasasti yang menjelaskan sejarah dan budaya Kota Purworejo, ada juga gong perdamain yang mana berisi 34 logo provinsi di Indonesia dan juga lambang agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Menurut saya perubahan ini merupakan kebijakan yang tepat selain untuk masyarakat Purworejo sendiri dan juga bagi masyarakat luar sehingga menarik minat mereka untuk datang dan berwisata di Kota Purworejo. Indahnya Alun-Alun Purworejo akan lebih terlihat ketika kita mengunjunginya di malam hari, karena akan banyak wahana mobil-mobilan kayuh yang dapat dinaiki hingga 4-5 orang, sangat sesuai bagi kalian yang ingin berlibur bersama keluarga atau pacar tanpa perlu mengeluarkan banyak duit, daripada ke mall mending jalan-jalan ke Alun-Alun iya gak? Terima Kasih Bagi Para Pembaca yang Telah Meluangkan Waktu Untuk Membaca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar